MCC Ministry

Sabtu, 14 Juni 2025

 In DBR

Bacaan Alkitab Setahun
Markus 10:1-27; Ezra 9
DITEGUHKAN UNTUK MELAKUKAN FIRMAN
Memperkatakan

“Ya Allahku, aku malu dan mendapat cela, sehingga tidak berani menengadahkan mukaku kepada-Mu, ya Allahku, karena dosa kami telah menumpuk mengatasi kepala kami dan kesalahan kami telah membubung ke langit.” (Ezra 9:6)
Merenungkan

Ada momen ketika seseorang tidak bisa lagi membela diri di hadapan Tuhan, bukan karena Ia kejam, tapi karena hati sadar bahwa kasih-Nya terlalu besar untuk terus disepelekan. Itulah yang dirasakan seorang pemimpin rohani ketika melihat umat yang baru saja dipulihkan, kembali jatuh pada dosa yang sama. Ia tidak menyalahkan orang lain, tidak mencari alasan; ia duduk diam, menggoyangkan hatinya, dan mencurahkan isi doa dalam kerendahan. Pertobatan sejati tidak lahir dari rasa takut dihukum, tapi dari rasa malu telah melukai kasih Tuhan. Ia sadar, jika bukan karena belas kasihan Tuhan, mereka tak akan bisa berdiri lagi. Namun justru dalam hancur hati itu, kasih Allah kembali nyata, kasih yang memulihkan dan memberi ruang untuk mulai lagi.

Melakukan

Jika hari ini Anda sadar akan dosa yang menyakitkan hati Tuhan, entah pribadi atau kolektif, jangan mengabaikannya. Ambil waktu untuk diam, menangis di hadapan-Nya, dan ucapkan: “Tuhan, tanpa kasih-Mu aku tidak bisa pulih.” Pengakuan yang jujur adalah awal dari pemulihan yang sejati.

Membagikan
Bagikanlah renungan ini kepada orang lain!

Recommended Posts