Rabu, 13 Agustus 2025
Bacaan Alkitab Setahun
Lukas 4:1-30; Mazmur 87-88
KETIKA DOA TERASA TAK BERJAWAB
Memperkatakan
“Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.” (Mazmur 88:14)
Merenungkan
Mazmur ini berbeda dari kebanyakan mazmur lainnya tidak ada kalimat kemenangan di akhir, tidak ada ucapan syukur, hanya keheningan dan keluhan. Sang pemazmur berseru dalam kegelapan, merasa ditinggalkan, bahkan oleh sahabat-sahabatnya. Namun di tengah semua itu, ia tetap berdoa. Itulah kekuatan yang tidak terlihat: iman yang tetap bertahan walau tidak merasakan jawaban. Terkadang, kegelapan bisa berlangsung lama. Tapi mazmur ini memberi ruang bagi orang percaya untuk datang kepada Tuhan apa adanya dengan air mata, keluhan, dan kejujuran yang mentah. Dan justru di sana, Tuhan hadir. Ia tidak selalu langsung menjawab, tapi Ia selalu mendengarkan.
Melakukan
Jika Anda sedang berada dalam masa sulit dan doa terasa sunyi, jangan berhenti berseru. Datanglah kepada Tuhan seperti pemazmur dengan kejujuran, bukan kepura-puraan. Dalam kesunyian pun, Tuhan tetap dekat dan tidak pernah lelah mendengar.
Membagikan
Bagikanlah renungan ini kepada orang lain!