Minggu, 21 Desember 2025.
MEZBAH KELUARGA (DBR).
Bacaan Alkitab Setahun
Habakuk 1–3
BERIA-RIA DI DALAM ALLAH
Memperkatakan
“Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.” (Habakuk 3:17–18)
Merenungkan
Iman sejati tidak bergantung pada keadaan, tetapi pada siapa Tuhan itu. Habakuk belajar memuji Tuhan bukan karena semuanya berjalan baik, melainkan karena ia percaya kepada Allah yang setia. Ketika semua sumber pengharapan duniawi lenyap, Habakuk tetap memiliki alasan untuk bersukacita sebab sukacitanya bersumber dari Tuhan, bukan dari hasil atau keadaan. Ini adalah pelajaran berharga bagi kita: sukacita yang sejati hanya ditemukan ketika hati bersandar sepenuhnya pada Allah, Sang Penyelamat.
Melakukan
Hari ini, pilihlah untuk tetap bersyukur meski keadaan belum berubah. Katakan dalam hatimu: “Tuhan, Engkau cukup bagiku.” Saat kita memuji Tuhan di tengah kekurangan, kita sedang menunjukkan iman yang kuat dan Tuhan akan memberi kekuatan baru untuk melangkah.
Membagikan
Bagikanlah Renungan ini kepada Orang Lain!